
Kronik Tiga Abad
Rp65000.00
Stok habis
Seperti kembali ke masa lalu. Buku “Kronik Tiga Abad Temboro” membawa kita menelusuri babakan demi babakan perkembangan Kampung Temboro, Magetan, Jawa Timur, mulai dari Zaman Mbah Nerangkusumo, (seorang Patih Mataram di masa Amangkurat II) hingga era sekarang.
Mbah Nerangkusumo yang anti VOC, diceritakan di masa senjanya terpaksa harus turun dari jabatannya sebagai Patih Mataram dan menjadi pelarian VOC hingga tiba di daerah Magetan sekitar Abad 17. Keturunannya, yaitu Mbah Sontogolo melanjutkan pelarian Kakeknya dari pengaruh VOC, hingga tiba di daerah yang sekarang bernama Desa Temboro.
Di kesunyian belantara Temboro masa itu, Trah Nerangkusumo dengan sunyi senyap membangun pilar-pilar agama sebagaimana yang dicita-citakan mbah-mbah buyut mereka dulu, yakni para Wali Songo penyebar agama Islam di Jawa.
Bagaimana pilar Desa Temboro yang terdiri atas “Thoriqot, Pondok, dan Dakwah” itu bisa terwujud? Bagaimana perjuangan para pendahulu mewujudkan pilar-pilar itu dan mempertahankannya hingga saat ini? Buku ini mencoba untuk menjawab pertanyaan pertanyaan itu.
Edisi Revisi
Maqolah K.H. Uzairon Thoifur Abdillah
Penebit PUSDATIN AL-FATAH TEMBORO
